20 Sekuritas Penguasa Pasar Saham RI, Nomor 1 Dari Swiss

Layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (10/5/2023). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Para investor pastinya tidak asing dengan perusahaan sekuritas. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perusahaan sekuritas adalah perusahaan yang telah mendapatkan izin dari OJK sebagai perantara perdagangan efek (broker-dealer), penjamin emisi (underwriter) atau kegiatan lain sesuai ketentuan pengawas pasar modal.

Sebagai broker-dealer, perusahaan sekuritas melakukan kegiatan jual beli Efek (surat berharga) untuk kepentingan sendiri atau pihak lain. Jual-beli Efek seperti saham dan obligasi dapat dilakukan di Bursa Efek atau melalui transaksi di luar bursa atau transaksi Over-the-Counter (OTC).

Peran perusahaan sekuritas sebagai https://idpromeja138.com/ underwriter adalah membantu calon emiten atau perusahaan terbuka dalam melaksanakan Penawaran Umum Saham atau Initial Public Offering (IPO), dengan atau tanpa kewajiban untuk membeli sisa Efek yang tidak terjual.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), sekitar 70% dari turnover perdagangan disumbangkan oleh 20 anggota bursa. Lantas, apa saja 20 perusahaan sekuritas itu?

Mengutip data BEI pada Selasa (16/5/2023), berikut 20 perusahaan sekuritas teratas berdasarkan total nilai trading per Januari sampai April 2023.

1. UBS Sekuritas Indonesia – Rp119,2 triliun (7,63%)

2. Maybank Sekuritas Indonesia – Rp118,08 triliun (7,53%)

3. J.P. Morgan Sekuritas Indonesia – Rp114,15 triliun (7,28%)

4. CGS-CIMB Sekuritas Indonesia – Rp104,38 triliun (6,65%)

5. Mirae Asset Sekuritas Indonesia – Rp91,92 triliun (5,85%)

6. Mandiri Sekuritas – Rp90,45 triliun (5,77%)

7. Indo Premier Sekuritas – Rp58,8 triliun (3,75%)

8. BRI Danareksa Sekuritas – Rp48,08 triliun (3,06%)

9. CLSA Sekuritas Indonesia – Rp44,5 triliun (2,84%)

10. MacQuarie Sekuritas Indonesia – Rp43,42 triliun (2,77%)

11. Semesta Indovest Sekutasi – Rp42,35 triliun (2,70%)

12. Sinarmas Sekuritas – Rp38,75 triliun (2,47%)

13. Credit Suisse Sekuritas Indonesia – Rp33,32 miliar

14. KB Valbury Sekuritas – Rp31,57 triliun (2,12%)

15. Pacific Sekuritas Indonesia Rp30,12 triliun (1,92%)

16. Verdhana Sekuritas Indonesia – Rp29,27 triliun (1,87%)

17. Sucor Sekuritas – Rp27,44 triliun (1,75%)

18. Korea Investment and Sekuritas Indonesia – Rp26,89 triliun (1,71%)

19. Yuanta Sekuritas Indonesia – Rp26,34 triliun (1,68%)

20. BNI Sekuritas – Rp26,01 triliun (1,66%)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*