3 Teknologi Rahasia Ukraina Bikin Rusia Meleyot, Simak!

Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius (kanan) duduk di sebelah tentara Jerman yang mengemudikan tank Leopard 2 saat ia mengunjungi Batalion Tank Bundeswehr 203, untuk mempelajari kinerja tank tempur utama Leopard 2, di Augustdorf, Jerman barat, pada 1 Februari , 2023. (INA FASSBENDER / AFP) (Photo by INA FASSBENDER/AFP via Getty Images)

Selama setahun terakhir, Ukraina menggunakan teknologi mumpuni untuk melawan Rusia. Ini terbagi dalam tiga tingkatan.

Sistem tertingginya berasal dari bantuan AS. Antara lain seperti baterai misil Patriot, Sistem Roket Artilerti Mobilitas Tinggi atau High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS)High-speed Anti Radiation Missile (HARM), dan Anti-tank Portable Missile Javelin.

Namun, Ukraina agak membatasi penggunaan senjata-senjata itu karena biaya dan persyaratan pelatihan yang menyulitkan.

Gizmodo mencatat Ukraina hanya mengirimkan 20 HIMARS. Selain itu juga hanya mendapatkan satu baterai dari sistem Patriot, dikutip Senin (6/3/2023).

Penggunaan Patriot juga butuh pelatihan di Amerika Serikat. Senjata itu juga perlu sistem pendukung dengan suku cadang dan pemeliharaan khusus.

Sistem persenjataan tingkat menengah Ukraina termasuk drone seperti Bayraktar TB2, Switch Blade dan Scan Eagle. Drone tersebut sudah disediakan dalam jumlah ratusan dengan pelatihan yang minimal dan keuntungan di medan perang.

Menurut Gizmodo, teknologi tingkat menegah itu mampu membuat Ukraina bisa menghadapi ancaman langsung dari Rusia dan sambil menggunakan sistem berteknologi tinggi.

Untuk sistem tingkat rendah terdiri dari produk yang tersedia secara komersial dan siap pakai. Misalnya drone quadcopter dan terminal internal satelit Starlink.

Ukraina menggabungkan seluruh tingkatan senjata itu di medan perang. Starlink, misalnya, memastikan konektivitas tetap tersambung antara komandan, personel untuk mengidentifikasi target dan unit garis depan yang menyerang target.

Sementara untuk drone, pada quadcopters dipasang untuk penggunaan militer dan drone tingkat menengah bisa memberikan target kritis dan data pengawasan secara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*